Umroh Private : Mendapatkan Pahala Haji & Kesempatan Mencium Hajar Aswad

Umroh Private Akhir Ramadhan - Awal Syawwal
Jamaah Umroh Private kali ini, adalah keluarga Pak Rusdi, berjumlah 8 orang dalam satu rombongan. Program yang dijalankan tergolong istimewa, dan baru kali ini kami melayani permintaan Paket Umroh yang seperti ini. Mereka meminta dapat berangkat di akhir Ramadhan hingga awal syawwal.

Program Umroh Private ini mempunyai beberapa keistimewaan :

1) Mendapatkan Pahala Haji

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ
“Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

Dalam lafazh Bukhari yang lain disebutkan,
فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى
“Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku” (HR. Bukhari no. 1863)

Subhanallah, pahala umroh di bulan Ramadhan seperti berhaji bersama Rasul saw, pahala yang sangat diinginkan oleh Ummat Islam, maka-nya wajar banyak sekali Ummat Islam seluruh dunia untuk dapat Umroh di bulan Ramadhan, apalagi di-sepuluh hari terakhir Ramadhan. Sehingga harga-harga hotel di Medinah dan Mekkah di-akhir Ramadhan harganya cukup tinggi, bisa mencapai 3 kali lipat dari harga di bulan lainnya. Bahkan ada hotel yang menjual-nya dalam paket 10 hari.

2) Berkesempatan Mencium Hajar Aswad dan Sholat di Hijr Ismail tanpa berdesak-desak-an

Biasanya jamaah umroh Ramadhan dari seluruh dunia, sudah kembali ke negara masing-masing di tanggal 28 atau 29 Ramadhan, karena sebagian ingin merayakan hari Raya Idul Fitri dengan keluarga besar di kampung halamannya, terutama jamaah dari Indonesia. Hanya karena jadwal pesawat yang cukup padat, biasanya ada sebagian yang baru bisa kembali di tanggal 2 atau 3 syawwal. Sehingga kondisi Masjidil Haram relatif lebih sepi dari jamaah umroh pada awal syawwal. Pada saat inilah jamaah bisa melakukan thawwaf dan beribadah lainnya di masjidil Haram tanpa berdesak-desakkan, termasuk dalam ibadah sunnah mencium hajar aswad dan sholat di Hijr Ismail.

Hijir Ismail adalah salah satu tempat dimakbulkannya sebuah do'a. Adapun beribadah di dalam Hijir Ismail hukumnya Sunnah, seperti yang diriwayatkan oleh 'Aisyah:
"Aku pernah minta kepada Rasulullah SAW agar diberi izin masuk Ka'bah untuk shalat didalamnya. Lalu dia membawa aku ke Hijir Ismail dan bersabda: "Sholatlah di sini kalau ingin shalat di dalam Ka'bah karena Hijir Ismail ini termasuk bagian Ka'bah." (Muttafaqun Alaih)

Umroh Private -Sholat di Hijr Ismail


3) Kegiatan Ziarah ke Syeikh & Habaib di Tanah Haram

Karena jamaah private, jamaah bisa merencanakan perjalanan sesuai dengan permintaan mereka. Satu yang spesial dari jamaah umroh private kali ini adalah mereka berkesempatan berkunjung ke Syeikh dan Habaib di Tanah Haram. Pada kesempatan ziarah ini mereka mengunjungi : Habib Umar bin Hamid Al-Jaelani, yang merupakan Dzuriyyah Nabi SAW yang ke-12, Habib Salim Bin Abdullah Al-Syatiri dan Habib Assegaf. Beliau-beliau ini merupakan tokoh-tokoh yang dimuliakan bagi Ummat Islam.
Umroh Private - Ziarah Habib Umar bin Hamid Al-Jaelani
Umroh Private - Ziarah Habib Salim bin Abdullah Al-Syatiri
Alhamdulillah wa Syukurillah, Safana Tour bisa memberikan pelayanan sesuai dengan permintaan jamaah umroh private ini. Semoga Jamaah Umroh Private Keluarga Pak Rusdi mendapatkan Umroh Maqbullah wa Mabrurah. Aamiin Ya Rabb.

Program Umroh Private : 
"Mendapatkan Pahala Haji (Bersama Rasul saw) dan Mencium Hajar Aswad" by Safana Tour.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Umroh Private : Mendapatkan Pahala Haji & Kesempatan Mencium Hajar Aswad"

Posting Komentar